7 Faktor Penyebab Inflasi

penyebab inflasi

Perekonomian dan tingkat penjualan yang tidak stabil dalam sebuah Negara rentan menimbulkan inflasi. Kondisi inflasi ini sangat dihindari oleh Negara karena akan memicu terjadinya krisis ekonomi ringan hingga berat, sehingga timbul faktor penyebab Inflasi.  

Read More :  Masalah_Ekonomi di Indonesia yang harus dihadapi

pengertian inflasi  sendiri adalah suatu proses meningkatnya harga-harga secara umum dan terus-menerus (continue) berkaitan dengan mekanisme pasar yang dapat disebabkan oleh berbagai faktor, antara lain, konsumsi masyarakat yang meningkat, berlebihnya likuiditas di pasar yang memicu konsumsi atau bahkan spekulasi, sampai termasuk juga akibat adanya ketidaklancaran distribusi barang.  Dengan kata lain, inflasi juga merupakan proses menurunnya nilai mata uang secara kontinu. (wikipedia). Tentunya dalam Inflasi terdapat beberapa faktor yang menjadi penyebab terjadinya inflasi. Berikut adalah beberapa penyebabnya.

 

Faktor penyebab inflasi
Faktor Penyebab Inflasi

 1.  Inflasi Karena Permintaan (Demand Pull inflation)

Inflasi ini bisa terjadi karena permintaan atau daya tarik masyarakat yang kuat terhadap suatu barang. Inflasi terjadi karena munculnya keinginan berlebihan dari suatu kelompok masyarakat yang ingin memanfaatkan lebih banyak barang dan jasa yang tersedia di pasaran. Karena keinginan yang terlalu berlebihan itu, permintaan menjadi bertambah, sedangkan penawaran masih tetap yang akhirnya mengakibatkan harga menjadi naik.

Read More : Cara Analisis_SWOT dalam Perusahaan ?

2.  Inflasi Karena Bertambahnya Uang yang Beredar (Quantity Theory Inflation)

Faktor Penyebab Inflasi ini karena bertambahnya uang yang beredar dikemukakan oleh kaum klasik yang menyatakan bahwa ada keterkaitan antara jumlah uang yang beredar dengan harga-harga. Apabila jumlah barang tetap namun jumlah uang yang beredar lebih besar dua kali lipat, maka harga barang pun menjadi lebih mahal dua kali lipat.

3.  Inflasi Karena Kenaikan Biaya Produksi (Cost Push Inflation)

Inflasi ini disebabkan karena adanya dorongan kenaikan biaya produksi dalam jangka waktu tertentu secara terus menerus. Secara umum inflasi kenaikan biaya produksi ini disebabkan karena desakan biaya faktor produksi yang terus naik. Kenaikan ini mau tidak mau akan memaksa produsen untuk menaikkan harga produksi. Sehingga akan berakibat pada harga produk yang akan naik saat diperjual belikan.

Read More : Strategi_Pemasaran yang Efektif untuk UKM ?

4.  Inflasi Campuran (Mixed Inflation)

Inflasi campuran ini terjadi karena adanya kenaikan penawaran dan permintaan. Hal ini terjadi karena ketidakseimbangan antara penawaran dan permintaan. Ketika permintaan terhadap suatu barang atau jasa bertambah, kemudian mengakibatkan penyediaan barang dan faktor produksi menjadi turun. Sementara itu, pengganti atau substitusi untuk barang dan jasa tersebut terbatas atau tidak ada. Keadaan yang tidak seimbang ini akan menyebabkan harga barang dan jasa menjadi naik. Inflasi jenis ini akan sangat sulit diatasi atau dikendalikan ketika kenaikan supply akan suatu barang atau jasa lebih tinggi atau setidaknya setara dengan permintaan.

5. Inflasi Karena Struktural Ekonomi yang Kaku (Structural Theory Inflation)

Menjelaskan penyebab inflasi dari segi struktural ekonomi yang kaku. Produsen tidak bisa mencegah dengan cepat kenaikan permintaan yang diakibatkan oleh pertumbuhan penduduk. Akhirnya permintaan sulit dipenuhi saat ada pertumbuhan jumlah penduduk.

Read More : 10 Usaha Sampingan Kreatif Untuk Mahasiswa Terbaru tahun ini

6. Faktor Penyebab Inflasi karena Kenaikan BBM dan Tarif Dasar Listrik (TDL)

Dalam sebuah produksi kedua item penting seperti BBM dan TDL tidak bisa dipisahkan. Keduanya menjadi unsur penting dalam sebuah proses produksi. Adanya kenaikan BBM dan Tarif Dasar Listrik akan memicu kenaikan biaya produksi. Pada akhirnya akan berakibat pada semakin naiknya harga barang atu jasa yang akan dijual. Jika kenaikan ini berlangsung terus menerus maka akan menyebabkan daya beli masyarakat menurun sehingga tentunya inflasi tidak dapat dihindarkan.

7.  Adanya Fluktuasi dari Luar Negeri

Selain faktor dari dalam kondisi perekonomian luar negeri terutama ekonomi global juga sangat berpengaruh terjadinya inflasi.  Hal ini berkaitan erat dengan jumlah ekspor dan impor, investasi asing di dalam negeri, jumlah tabungan serta jumlah penerimaan negara yang terus mengalami penurunan. Sehingga mau tidak mau devisa negara akan terkuras. Kondisi ini tentu sangat membuat perekonomian dalam negeri akan menjadi krisis.

Secara umum, inflasi merupakan kejadian atau gejala ekonomi yang tidak bisa dihilangkan secara tuntas. Bagi perusahaan, bagian keuangan adalah hal pertama yang akan mengalami dampak dari adanya inflasi tersebut. Inflasi juga akan memberi dampak yang besar jika tidak segera dilakukan pencegahan dengan kebijakan yang tepat.

Terima kasih sudah berkunjung di blog Ilmu Ekonomi, semoga dengan membaca artikel 7 Faktor Penyebab Inflasi  dapat memberikan sedikit informasi dan wawasa kita semua. 

Read More : Analisis_Laporan_keungan Perusahaan Beserta Rumusnya